Pengembangan kemampuan berbahasa lampung dikalangan masyarakat lampung PERLU mendapatkan dukungan dari pemerintah., Dukungan yang dimaksud berupa kebijakan atau regulasi yang mewajibkan masyarakat untuk berbahasa lampung (CAWA LAMPUN) dalam kegiatan sehari-hari termasuk di Dinas maupun instansi pemerintah serta di sekolah sekolah yang ada di provinsi lampung, untuk mewajibkan CAWA LAMPUNG (berbahasa lampung)
Persaudaraan Masyarakat Lampung menghimbau kepada masyarakat untuk memberikan dukuangan kepada pemerintah provinsi lampung khususnya untuk segera mengeluarkan peraturan WAJIB CAWA LAMPUNG ( berbahasa Lampung.)
Sesuai dari Visi dan Misi PERMALA (Persaudaraan masyarakat Lampung), adalah Melestarikan Budaya lampung serta menyatukan segenap komponen masyarakat yang ada di provinisi lampung untuk bersinergi untuk membangun provinsi lampung.
Dalam rangka mewujudkan hal diatas Dewan pimpinan Pusat Persaudaraan masyarakat lampung (PERMALA)mengajak kepada masyarakat lampung untuk memberikan dukungan dalam rangka melestarikan bahasa lampung. Dengan tema “WAJIB CAWA LAMPUNG”
PERMALA sudah menyiapkan formulir dukungan yang nantinya akan di serahakan kepada pemerintah provinsi lampung, melelui gubernur Lampung dengan target dukungan 1000 dukungan, Formulir dukungan saudara dapat isi di atas :
KAMPANYE CAWA LAMPUNG
Showing posts with label cawa lampung. Show all posts
Showing posts with label cawa lampung. Show all posts
Wednesday, September 23, 2009
DUKUNGAN CAWA LAMPUNG
Dewan pimpinan Persaudaraan masyarakat Lampung (PERMALA) mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan dukungan saudara-saudara dalam mengempanyekan WACIB CAWA LAMPUNG .
Inilah saudara saudara kita yang sudah memberikan dukungan terhadap CAWA LAMPUNG
--------------------------------------------------------------
Alamat: Jl.Aspol 318 Menggala TUBA
No. Telp/HP: 081379130077
Isi Dukungan: ekam setuju sangat mendukung atas kampanye wajib cawa lampung
Email address: thenai_927@yahoo.com

--------------------------------------------------------------
Nama : Adien Satria
Alamat: Bandar Lampung
No. Telp/HP: 0721-
Isi Dukungan: Saya setuju kalo semua pejabat dari Gubernur Sampai ke Kepala Dinas Isi Pidato Berbahasa Lampung

-----------------------------------------
Nama : Sasiji Prabu N.
Alamat: Bandung
No. Telp/HP: 022-9266****
Isi Dukungan: Saya tau Gubernur Lampung skrg org lampung asli... dan saya ingin mendengar beliau sbg sang pemimpin berbicara lampung, juga beserta jajarannya !
Bg Oedin: Mak gham sapa lagi, mak ganta kpan lagi !

-----------------------------------------
Alamat: Gedung Tataan - Pesawaran
No. Telp/HP: +6281279241490
Isi Dukungan: Dengan ini saya sampaikeun, bahwasanya ulun Lapung wajib ngagunakon basa Lapung ...

-----------------------------------------
Nama : danial
Alamat: kaliawi
No. Telp/HP: 095279051620
Isi Dukungan: satuju wie sapa sapa sai mid lampung haga tiulih ulih pake bahasa ram ki mak ngerti sipakko moloh diasalna jadi ram ngerasa lampung jak ram sang bumi boleh ruwa jurai tapi lampung tetop sai salamat wie lanjut ko sikiam pendukung utama ne oke oke permala lamon tapi sai wat dilampung cuma sai

-----------------------------------------
Nama : Udo Z. Karzi
Alamat: Jl. Imam Bonjol Km. 12 No. 243
Kemiling, Bandar Lampung
No. Telp/HP: 081540090094
Isi Dukungan: Nyak jelas ngedukung. Konkrit. Baca-nulis-cawa: bahasa Lampung di ipa-ipa. Mak liom-liom.

-----------------------------------------

No. Telp/HP: 081316089346
Isi Dukungan: Cawa Lappung, bagian dari Budaya masyarakat lampung, mari kita jalin persaudaraan melalui cawa lampung.

Alamat: Taman Harapan Baru Blok V2/30, Pejuang, Medan Satria, Bekasi 17131
No. Telp/HP: 021-88974573/08551014101
Isi Dukungan: Budayakan bahasa Lampung bagi orang lampung dimana saja
Email address:
Inilah saudara saudara kita yang sudah memberikan dukungan terhadap CAWA LAMPUNG
--------------------------------------------------------------
Alamat: Jl.Aspol 318 Menggala TUBA
No. Telp/HP: 081379130077
Isi Dukungan: ekam setuju sangat mendukung atas kampanye wajib cawa lampung
Email address: thenai_927@yahoo.com
--------------------------------------------------------------
Nama : Adien Satria
Alamat: Bandar Lampung
No. Telp/HP: 0721-
Isi Dukungan: Saya setuju kalo semua pejabat dari Gubernur Sampai ke Kepala Dinas Isi Pidato Berbahasa Lampung
-----------------------------------------
Nama : Sasiji Prabu N.
Alamat: Bandung
No. Telp/HP: 022-9266****
Isi Dukungan: Saya tau Gubernur Lampung skrg org lampung asli... dan saya ingin mendengar beliau sbg sang pemimpin berbicara lampung, juga beserta jajarannya !
Bg Oedin: Mak gham sapa lagi, mak ganta kpan lagi !
-----------------------------------------
No. Telp/HP: +6281279241490
Isi Dukungan: Dengan ini saya sampaikeun, bahwasanya ulun Lapung wajib ngagunakon basa Lapung ...
-----------------------------------------
Nama : danial
Alamat: kaliawi
No. Telp/HP: 095279051620
Isi Dukungan: satuju wie sapa sapa sai mid lampung haga tiulih ulih pake bahasa ram ki mak ngerti sipakko moloh diasalna jadi ram ngerasa lampung jak ram sang bumi boleh ruwa jurai tapi lampung tetop sai salamat wie lanjut ko sikiam pendukung utama ne oke oke permala lamon tapi sai wat dilampung cuma sai
-----------------------------------------
Nama : Udo Z. Karzi
Alamat: Jl. Imam Bonjol Km. 12 No. 243
Kemiling, Bandar Lampung
No. Telp/HP: 081540090094
Isi Dukungan: Nyak jelas ngedukung. Konkrit. Baca-nulis-cawa: bahasa Lampung di ipa-ipa. Mak liom-liom.
-----------------------------------------

Nama : Radin Salih
Alamat: Negeri Agung, Kec.Gunung Pelindung, Kab Lampung TimurNo. Telp/HP: 081316089346
Isi Dukungan: Cawa Lappung, bagian dari Budaya masyarakat lampung, mari kita jalin persaudaraan melalui cawa lampung.
Alamat: Taman Harapan Baru Blok V2/30, Pejuang, Medan Satria, Bekasi 17131
No. Telp/HP: 021-88974573/08551014101
Isi Dukungan: Budayakan bahasa Lampung bagi orang lampung dimana saja
Email address:
Tuesday, September 22, 2009
DIALEK BAHASA LAMPUNG
Ulun lampung atau orang lampung dalam pergaulan sehari-hari biasa menggunakan bahasa lampung dan Bahasa Indonesia, Pada akhir abad 19 beberapa orang Belanda yang tertarik mempelajari bahasa Lampung, antara lain HN.VANDER TUUK dan Dr. J.W. VAN ROYEN,Abung dan Dialek Pubian, Pembagian Vander Tuuk ini hanya melihat masyarakat yang beradat Pepadun. Sedangkan Van Royen membagi Bahasa Lampung dalam dua dialek yaitu,
Dialek API.
Yang digunakan oleh masyarat Belalau, Peminggir, Teluk Semaka, Teluk Lampung, Tulang Bawang Ulu (Waykanan /Sungaki), Komering, Krui, Melinting dan Pubian.
Dialek NYOU
Yang digunakan oleh masyarakat Abung dan Tulang Bawang Ilir.
Pembagian oleh Van Royen ini lebih mendasar dengan bahasa yang digunakan Masyarakat Lampung, selanjutnya van royen juga menunjukkan pemakai dialek bahasa itu menurut ruang lingkup marga.
pada tahun 1973 DALE FRANKLIN WALKER berhasil menyusun thesis berjudul A. Sketch of The Lampung language the Pesisir dialect of Waylima (cornelt University, U.S.A)
Kenyataan pada zaman modern ini bahasa lampung merupakan bahasa yang langka, sudah jarang kita dengar orang berbahasa lampung dengan baik dan benar, artinya di zaman yang katanya modern bahasa lampung sudah kalah (hampir Punah) dengan bahasa orang-orang pendatang, kalau kita lihat bahasa-bahasa daerah lain misalnya, Bahasa Sunda, di Jawa Barat, Padang, Palembang, Maupun di jogyakarta, bahasa Daerah menjadi Raja di Daeranya sendiri tapi hal ini tidak dengan bahasa lampung, yang menjadi bahasa asing didaeranya sendiri.
Sedangkan di bumi Rua Jurai ini bahasa lampung sudah hampir punah coba kita lihat di pasar-pasar tradisional yang ada lampung, bahasa yang di pakai adalah bahasa pendatang,, jadi kepunahan bahasa lampung sudah di ambang pintu akibat orang lampung aseli tidak melestarikannya,untuk itu saya mengharap kepada masyarkat lampung agar kita bersama-sama melestarikan budaya dan bahasa lampung Mak Kham Sapa Lagi Mak Ganta Kapan Lagi, dan jangan malu untuk berbahasa lampung, kita awali dari diri kita sendir, keluarga, dan lingkungan untuk berbahasa lampung dalam pergaulan kita sehari-hari, dan kepada pemerintah lampung agar membudayakan bahasa lampung di lingkungan Pemda lampung, Dinas, maupun instansi pemerintah dan swasta untuk membudayakan berbahasa lampung.
Besar harpapan kita semua untuk bisa melestarikan warisan nenekmoyang kita, karena bahasa daerah lampung merupakan asset bangsa dan Negara yang wajib dilestarikan dari kepunahan.(by;hendrawan wy5)
Dialek API.
Yang digunakan oleh masyarat Belalau, Peminggir, Teluk Semaka, Teluk Lampung, Tulang Bawang Ulu (Waykanan /Sungaki), Komering, Krui, Melinting dan Pubian.
Dialek NYOU
Yang digunakan oleh masyarakat Abung dan Tulang Bawang Ilir.
Pembagian oleh Van Royen ini lebih mendasar dengan bahasa yang digunakan Masyarakat Lampung, selanjutnya van royen juga menunjukkan pemakai dialek bahasa itu menurut ruang lingkup marga.
pada tahun 1973 DALE FRANKLIN WALKER berhasil menyusun thesis berjudul A. Sketch of The Lampung language the Pesisir dialect of Waylima (cornelt University, U.S.A)
Kenyataan pada zaman modern ini bahasa lampung merupakan bahasa yang langka, sudah jarang kita dengar orang berbahasa lampung dengan baik dan benar, artinya di zaman yang katanya modern bahasa lampung sudah kalah (hampir Punah) dengan bahasa orang-orang pendatang, kalau kita lihat bahasa-bahasa daerah lain misalnya, Bahasa Sunda, di Jawa Barat, Padang, Palembang, Maupun di jogyakarta, bahasa Daerah menjadi Raja di Daeranya sendiri tapi hal ini tidak dengan bahasa lampung, yang menjadi bahasa asing didaeranya sendiri.
Sedangkan di bumi Rua Jurai ini bahasa lampung sudah hampir punah coba kita lihat di pasar-pasar tradisional yang ada lampung, bahasa yang di pakai adalah bahasa pendatang,, jadi kepunahan bahasa lampung sudah di ambang pintu akibat orang lampung aseli tidak melestarikannya,untuk itu saya mengharap kepada masyarkat lampung agar kita bersama-sama melestarikan budaya dan bahasa lampung Mak Kham Sapa Lagi Mak Ganta Kapan Lagi, dan jangan malu untuk berbahasa lampung, kita awali dari diri kita sendir, keluarga, dan lingkungan untuk berbahasa lampung dalam pergaulan kita sehari-hari, dan kepada pemerintah lampung agar membudayakan bahasa lampung di lingkungan Pemda lampung, Dinas, maupun instansi pemerintah dan swasta untuk membudayakan berbahasa lampung.
Besar harpapan kita semua untuk bisa melestarikan warisan nenekmoyang kita, karena bahasa daerah lampung merupakan asset bangsa dan Negara yang wajib dilestarikan dari kepunahan.(by;hendrawan wy5)
Labels:
BAHASA LAMPUNG,
cawa lampung,
DIALEK BAHASA LAMPUNG
TINGKATAN BAHASA LAMPUNG
Bicara tingkatan bahasa, sama halnya dengan bahasa Indonesia, tidak seperti halnya dengan Bahasa Jawa, Bahasa lampung tidak dipakai bahasa tinggi dan bahasa rendah, akan tetapi dalam acara-acara adat, kerapatan adat, atau terhadap orang yang lebih muda terhadap orang yang lebih tua, dipakai untuk bicara sopan atau hormat, diantara kata-kata yang sering dipakai dalam kerapatan adat antara lain :
Kata NYAK/SAYA----diganti dengan kata ----Sikam/ikam/hikam/Sikindua,
Sedangkan bahasa terhadap orang yang dihormati----Pusikam/Pusekam/sekam/ikam/tuan.
Untuk yang sejajar atau antara menantu terhadap menantu diakai ---Kuti/Meti/ --ANDA. Kata Niku/nikuw dipakai untuk yang lebih tua terhadap yang lebih muda.
Tingkatan bahasa tersebut biasanya dipakai berbicara di tengah-tengah khayalak terhormat, biasanya dalam pengantar acara(Penglaku/Pematu), yaitu pengantar acara menyampaikan keputusan adat, contohnya seperti ini, sang pembawa acara berbicara ;
Payu Pun kilu mahap jama puserompok, kantu wat cawa sai salah susun sikam haga ngeni pandai…………….
Maksudnya;’Baiklah tuan mohon maaf dengan tuan-tuan sekalian jika ada kata yang salah susun, kami ingin memberi tahu….
Dari kalimat tersebut dipakai sebutan Pun yang berarti Tuan, baik untuk seseorang maupun orang banyak. Kata Puserompok / Kuti Rompok/metei gepek, untuk menyatakan tuan-tuan terhormat, kata-kata tersebut hany dipakai dalam acara adat.(hendrawan—way5)
Kata NYAK/SAYA----diganti dengan kata ----Sikam/ikam/hikam/Sikindua,
Sedangkan bahasa terhadap orang yang dihormati----Pusikam/Pusekam/sekam/ikam/tuan.
Untuk yang sejajar atau antara menantu terhadap menantu diakai ---Kuti/Meti/ --ANDA. Kata Niku/nikuw dipakai untuk yang lebih tua terhadap yang lebih muda.
Tingkatan bahasa tersebut biasanya dipakai berbicara di tengah-tengah khayalak terhormat, biasanya dalam pengantar acara(Penglaku/Pematu), yaitu pengantar acara menyampaikan keputusan adat, contohnya seperti ini, sang pembawa acara berbicara ;
Payu Pun kilu mahap jama puserompok, kantu wat cawa sai salah susun sikam haga ngeni pandai…………….
Maksudnya;’Baiklah tuan mohon maaf dengan tuan-tuan sekalian jika ada kata yang salah susun, kami ingin memberi tahu….
Dari kalimat tersebut dipakai sebutan Pun yang berarti Tuan, baik untuk seseorang maupun orang banyak. Kata Puserompok / Kuti Rompok/metei gepek, untuk menyatakan tuan-tuan terhormat, kata-kata tersebut hany dipakai dalam acara adat.(hendrawan—way5)
Adok Atau Gelar Masyarakat Lampung
Adok atau Gelar merupakan suatu bagian dari budaya, tulisan in terinspirasi dari rekan-rekan bloger yang mencintai serta memiliki penghargaan yang tinggi terhadap budaya lampung, tetapi sedikit kemauan untuk mempelajari dan memahami seni dan kebudayaan lampung, untuk itu saya coba memberikan sedikit pengetahuan saya seputar gelar/adok jelma lampung(orang Lampung) hal ini Sesuai dengan pandangan hidup masyarakat lampung yang terkenal ;
a. PIIL PESANGGIKHI ------Harga Diri
b. BUADOK BUJULUK------ ( Wat Adok Wat Gelakh)---- Punya gelar disamping nama.
c. NENGAH NYAPUR ------- ( Tatengah Tatanggah) ---- Senang Bergaul
d. NEMUI NYIMAH---------- (Pudak Waya Kicik Simah) ---- Selalu riang menghadapi Tamu.
e. SAKAY SAMBAYAN ----- (Khopkhama Delom Khaja)----Gotong Royong.
Maka pemberian adok/gelar bagi Pria dan wanita yang sudah berkeluarga merupakan kewajiban bagi adat Lampung, dalam pemberian adok tersebut secara garis besar di bagi dua ;
a. ADOK NGUKHA yaitu gelar/adok yang diberikan pada saat seorang dinikahkan sampai ia mengunduh Menantu perempuan yang pertama.
b. ADOK TUHA yaitu gelar yang diberikan kepada seorang yang telah mengunduh menantu perempuan yang pertama, gelar ini hanya pengganti gelar /adok ngukha.
Tingkatan dalam masyarakat lampung dibagi 2 macam yaitu Bangsawan dan Khakhayakhan.
Bangsawan di bagi menjadi ; Bangsawan Tinggi, Menengah, Rendah, dari tingkatan itu mempunyai adok sesuai dengan tingkatan baik pria maupun wanitanya.
Saya akan memberikan sedikit contoh adok dan urutannya.
BANGSAWAN
*. Bangsawan Tinggi
Pria /Khagah ---------------------- Wanita/Bebay.
Sutan --------------------------------- Ratu Agung.
Pangikhan/pangeran ---------------- Ratu
Dalom -------------------------------- Batin.
Dalom Pangikhan ------------------ Batin Ratu.
Batin --------------------------------- Batin.
*. Bangsawan Menengah.
Pria /Khagah ---------------------- Wanita/Bebay.
Khaja / Raja ------------------------- Khadin/Radin.
Khadin / Raden --------------------- Khadin/Radin/Minak.
Minak -------------------------------- Enton.
*. Bangsawan rendah.
Pria /Khagah ---------------------- Wanita/Bebay.
Kimmas ------------------------------ Mas
Mas ----------------------------------- ma Ayu
KHAKHAYAKHAN
Pria /Khagah ---------------------- Wanita/Bebay.
Mentekhi / Jaga ---------------------- adi/ayi/
Cahaya /pukhba---------------------- khayi/sinji/
Jimpang/Layang -------------------- Pancalang/Malilia.
Bunga Muda ------------------------- Dayang/sinag/bunga.
Masih banyak adok/gelar yang dipakai orang lampung diantaranya ada jenis adok Pangkhebu/Lalabokh yaitu adok khakhayakan yang tidak kelomok diatas. Dari adok seseorang, orang lain dapat mengenal kedudukan/jabatan/tugas seseoraang. Sedikit tulisan ini bisa menambah kecintaan kita terhadap seni khek adapt lampung.
DILARANG COPY PASTE jika ingin mempublikasikan artikel ini harap meyertakan SUMBER pakar Lampung
a. PIIL PESANGGIKHI ------Harga Diri
b. BUADOK BUJULUK------ ( Wat Adok Wat Gelakh)---- Punya gelar disamping nama.
c. NENGAH NYAPUR ------- ( Tatengah Tatanggah) ---- Senang Bergaul
d. NEMUI NYIMAH---------- (Pudak Waya Kicik Simah) ---- Selalu riang menghadapi Tamu.
e. SAKAY SAMBAYAN ----- (Khopkhama Delom Khaja)----Gotong Royong.
Maka pemberian adok/gelar bagi Pria dan wanita yang sudah berkeluarga merupakan kewajiban bagi adat Lampung, dalam pemberian adok tersebut secara garis besar di bagi dua ;
a. ADOK NGUKHA yaitu gelar/adok yang diberikan pada saat seorang dinikahkan sampai ia mengunduh Menantu perempuan yang pertama.
b. ADOK TUHA yaitu gelar yang diberikan kepada seorang yang telah mengunduh menantu perempuan yang pertama, gelar ini hanya pengganti gelar /adok ngukha.
Tingkatan dalam masyarakat lampung dibagi 2 macam yaitu Bangsawan dan Khakhayakhan.
Bangsawan di bagi menjadi ; Bangsawan Tinggi, Menengah, Rendah, dari tingkatan itu mempunyai adok sesuai dengan tingkatan baik pria maupun wanitanya.
Saya akan memberikan sedikit contoh adok dan urutannya.
BANGSAWAN
*. Bangsawan Tinggi
Pria /Khagah ---------------------- Wanita/Bebay.
Sutan --------------------------------- Ratu Agung.
Pangikhan/pangeran ---------------- Ratu
Dalom -------------------------------- Batin.
Dalom Pangikhan ------------------ Batin Ratu.
Batin --------------------------------- Batin.
*. Bangsawan Menengah.
Pria /Khagah ---------------------- Wanita/Bebay.
Khaja / Raja ------------------------- Khadin/Radin.
Khadin / Raden --------------------- Khadin/Radin/Minak.
Minak -------------------------------- Enton.
*. Bangsawan rendah.
Pria /Khagah ---------------------- Wanita/Bebay.
Kimmas ------------------------------ Mas
Mas ----------------------------------- ma Ayu
KHAKHAYAKHAN
Pria /Khagah ---------------------- Wanita/Bebay.
Mentekhi / Jaga ---------------------- adi/ayi/
Cahaya /pukhba---------------------- khayi/sinji/
Jimpang/Layang -------------------- Pancalang/Malilia.
Bunga Muda ------------------------- Dayang/sinag/bunga.
Masih banyak adok/gelar yang dipakai orang lampung diantaranya ada jenis adok Pangkhebu/Lalabokh yaitu adok khakhayakan yang tidak kelomok diatas. Dari adok seseorang, orang lain dapat mengenal kedudukan/jabatan/tugas seseoraang. Sedikit tulisan ini bisa menambah kecintaan kita terhadap seni khek adapt lampung.
DILARANG COPY PASTE jika ingin mempublikasikan artikel ini harap meyertakan SUMBER pakar Lampung
Subscribe to:
Posts (Atom)


