Wawancan ini dibackan pada saat upacara anggkat nama yaitu upacara mengangkat seorang untuk menjadi penyimbang sebagai pimpina Pekon/tiyuh. Wawancan ini dibagi menjadi 2 (dua) macam yaitu ;
1. Wawancan angkat nama Ampai, (baru menjadi kepala adat). Wawancan seperti ini dibacakan pada saat seorang diangkat menjadi kepala adapt/penyimbang yang sebelumnya bukan penyimbang.
2. wawancan angkat nama penyumuk, Angkat nama Penyumuk adalah pengangkatan seorang menjadi penyimbang karena jasanya dalam satu bidang kegiatan yang sebelumnya bukan penyimabang dan mungkin bukan orang lampung.
Kipak khani Penglabung, kemakhau wat tikhah,
tulisan mawat kejung antak ija gaoh wi,
.(http:www.permala.blogspot.com)
KAMPANYE CAWA LAMPUNG
Showing posts with label WAWANCAN NGEPUBETIK SANAK. Show all posts
Showing posts with label WAWANCAN NGEPUBETIK SANAK. Show all posts
Friday, October 2, 2009
WAWANCAN SANAK BUKECAH
Jenis wawancan ini dibacakan pada saat upacara khitanan/ sunatan, wawancan ini juga dibaagi menjadi tiga yaitu ;
1. Sanak Bukecah Mak ngemik Pik Sanak, jika dalam upacara khitanan dibacakan wawancan tetapi tidak ada tambahan pengumuman gelar danpenggantian subang (Anting) bagi kakak atau adik wanita yang dikhitan, biasanya ini terjadi karena yang dikhitan tidak mempunyai saudara yang sekandung yang perempuan, atau naka tunggal laki-laki atau “Kalama” si anak jauh tempatnya sehingga tidak hadir dalam khitanan itu.
2. Sanak Bukecah dalih budandan, jika dalam acara khitanan tersebut di umumkan juga pengumuman gelar bagi keluarga sehibul hajat yang sudah dinikahkan tetapi belum sempat diberi gelar.
3. Sanak Bukecah dalih Buganti Subang, jika anak yang dikhitan mempunyai nakbai (saudara perempuan yang lebih tua atau adik) Perempuannya diganti subangnya oleh “Kalama” mereka, Subang itu merupakan pemberian Kelama, ( KELAMA adalah keluarga asal Ibu apabila ibu diambil Bapak atau disebut juga NYAKAK) akan tetapi jika bapak semanda maka kelama adalah Pihak bapak,
Kipak khani Penglabung, kemakhau wat tikhah,
tulisan mawat kejung antak ija gaoh wi,
1. Sanak Bukecah Mak ngemik Pik Sanak, jika dalam upacara khitanan dibacakan wawancan tetapi tidak ada tambahan pengumuman gelar danpenggantian subang (Anting) bagi kakak atau adik wanita yang dikhitan, biasanya ini terjadi karena yang dikhitan tidak mempunyai saudara yang sekandung yang perempuan, atau naka tunggal laki-laki atau “Kalama” si anak jauh tempatnya sehingga tidak hadir dalam khitanan itu.
2. Sanak Bukecah dalih budandan, jika dalam acara khitanan tersebut di umumkan juga pengumuman gelar bagi keluarga sehibul hajat yang sudah dinikahkan tetapi belum sempat diberi gelar.
3. Sanak Bukecah dalih Buganti Subang, jika anak yang dikhitan mempunyai nakbai (saudara perempuan yang lebih tua atau adik) Perempuannya diganti subangnya oleh “Kalama” mereka, Subang itu merupakan pemberian Kelama, ( KELAMA adalah keluarga asal Ibu apabila ibu diambil Bapak atau disebut juga NYAKAK) akan tetapi jika bapak semanda maka kelama adalah Pihak bapak,
Kipak khani Penglabung, kemakhau wat tikhah,
tulisan mawat kejung antak ija gaoh wi,
WAWANCAN NGEPUBETIK SANAK
Pada tulisan terdahulu kita sudah mencoba memberikan sedikit gambaran mengenai wawancan, nah pada tulisan ini kita akan mencoba mengulas lebih jauh mengenenai wawancan, pada tulisan tedahulu kita sudah membagi wawancan menjadi 3 bagian menurut kegunaannya, yaitu
Wawancan Ngpubetik Sanak , Wawancan Sanak Bukecah, Wawancan Angkat nama, sekarang kita akan mencoba membicarakan tentang Wawancan Ngepubetik Sanak, wawancan ini dilakukan pada saat upacara pernikahan , wawancan ini juga terbagi menjadi 3 yaitu ;
1. Wawancan Ngepubetik Sanak tutukan Pekon, Jika yang melakukan pernikahan anak dari kepala adapt Tiyuh atau kepala adapt marga.
2. Wawancan Ngepubetik Sanak Tutukan Memuakhian, jika yang melakukan pernikahan anak tertua laki-laki dalam satu keluarga atau anak tertua dari pimpina bagian suku dari satu penyimbang.
3. Wawancan Ngepubetik Sanak sanak, jika yang melakukan pernikahan bukan anak tua laki-laki, walaupun ana tertua laki-laki tetapi bukan keturunan bangsawan.
Kipak khani Penglabung, kemakhau wat tikhah,
tulisan mawat kejung antak ija gaoh wi,
Wawancan Ngpubetik Sanak , Wawancan Sanak Bukecah, Wawancan Angkat nama, sekarang kita akan mencoba membicarakan tentang Wawancan Ngepubetik Sanak, wawancan ini dilakukan pada saat upacara pernikahan , wawancan ini juga terbagi menjadi 3 yaitu ;
1. Wawancan Ngepubetik Sanak tutukan Pekon, Jika yang melakukan pernikahan anak dari kepala adapt Tiyuh atau kepala adapt marga.
2. Wawancan Ngepubetik Sanak Tutukan Memuakhian, jika yang melakukan pernikahan anak tertua laki-laki dalam satu keluarga atau anak tertua dari pimpina bagian suku dari satu penyimbang.
3. Wawancan Ngepubetik Sanak sanak, jika yang melakukan pernikahan bukan anak tua laki-laki, walaupun ana tertua laki-laki tetapi bukan keturunan bangsawan.
Kipak khani Penglabung, kemakhau wat tikhah,
tulisan mawat kejung antak ija gaoh wi,
Labels:
sastra lampung,
wawancan,
WAWANCAN NGEPUBETIK SANAK
Subscribe to:
Posts (Atom)